Sulut Ekspor Hasil Pertanian Seharga 63,6 M

Bitungtimes—Pandemi Covid 19 di Sulut rupanya tak  begitu mempengaruhi sektor Pertanian

Buktinya saat ini, dibawah Pemerintahan Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Steven Kandouw SE, sektor Pertanian nampaknya diam-diam terus digenjot dan dikembangkan di wilayah Nyiur Melambai saat ini.

Hal ini bisa dilihat, pada kegiatan Merdeka Ekspor yaitu Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian Provinsi Sulut senilai yang cukup fantastis, yaitu 63.6 miliar yang akan di ekspor ke-14 Negara di Dunia ini, mengambil Tema “Mendorong Produktifitas Pertanian untuk memacu peningkatan eksport dalam mendukung pemulihan ekonomi Nasional” yang dilaksanakan di Pelabuhan Kota Bitung Sabtu (14/08/2021) yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE serta Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen serta Kapolda Sulut Irjend Pol Drs Nana Sudjana MM dan Danrem 131 Santiago Brigjend TNI Meyer Putong SH serta Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Bitung Geraldi M Mantiri SE, pihak Karantina Sulut, petinggi Bea Cukai Sulut dan Kepala Terminal Peti Kemas Bitung serta pihak PT Pelindo IV, Kepala KSOP Bitung.

Saat tiba dilokasi, acara Merdeka Export Gubernur langsung melakukan penyegelan hasil pertanian di Sulut yang akan di Export melalui 1 Kontainer kemudian memantau akan hasil komoditas yang diexport salah satunya adalah beberapa jenis Bunga yang membuat Gubernur dan para undangan tertarik.

Usai melakukan pemantauan, pihaknya langsung mengikuti Merdeka Expor secara serentak yang sebelumnya mendengarkan sambutan oleh Kepala Balai Karantina Pertanian Manado. Donni Muksydayan Saragih.

Menurutnya tujuan melaksanakan instruksi Presiden untuk meningkatkan investasi dan ekspor yaitu.

– Membuktikan sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi disaat pandemi covid 19.

– Menggerakan agar semua kabupaten/kota mengakselerasi ekspor. Komitmen pemerintah untuk memberi kemudahan ekspor.

– Mendorong pencapaian program gerakan tiga kali ekspor (Gratieks) Pertanian.

Usai sambutan, Kepala Balai Karantina Pertanian Manado langsung dilanjutkan dengan Tele Conference yang dipimpin langsung oleh President RI Joko Widodo serta dihadiri Menteri Pertanian dan sejumlah wilayah yang menjadi peserta Merdeka Export di seluruh Indonesia. Sepintas pada acara Teleconference tersebut, President RI mengucapkan banyak terimah kasih kepada seluruh Petani diseluruh Indonesia yang telah berpartisipasi dalam mengembangkan sektor Pertanian, sehingga meski dimasa Pandemi Covid-19, bisa exis dengan adanya Export Merdeka saat ini dalam mendukung pemulihan ekonomi Nasional.(long)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *